Tampilkan postingan dengan label KUNYIT PUTIH UNTUK KANKER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUNYIT PUTIH UNTUK KANKER. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2016

Kisah Betty Melawan Kanker dengan Kunir Putih ( TEMU PUTIH )

MANFAAT KUNYIT PUTIH ATAU TEMU PUTIH UNTUK KANKER


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak divonis menderita kanker payudara pada Desember 2003, Betty Julinar Sitorus (60) merasa dunianya runtuh. Namun semangatnya untuk membesarkan anak bungsunya, serta dukungan yang putus dari keluarga dan lingkungannya, ia pun berhasil melawan penyakitnya itu. Dengan memanfaatkan herbal, Betty bahkan tak perlu menjalani kemoterapi.

Keputusan memilih untuk tidak menjalani kemoterapi bukanlah perkara mudah. Pasalnya, terapi itu merupakan standar baku pengobatan kanker. Dokter pun bersikeras untuk memberikan kemoterapi pada wanita kelahiran Pemalang Siantar, 11 Juli 1954 tersebut.

Terapi pertama pengobatan kanker yang dijalani wanita yang masih tampak segar dengan rambutnya yang tebal dan hitam ini adalah operasi bedah untuk mengangkat kanker di payudaranya atau tindakan mastektomi. Belakangan, dia pun tahu bukan hanya kanker payudara yang bersarang di tubuhnya, melainkan sudah menyebar ke paru-paru dan ovariumnya.

Setelah operasi pengangkatan kanker, dokter menyarankan Betty untuk segera menjalani kemoterapi. Awalnya wanita keturunan Batak ini setuju, maka ia pun menjalani serangkaian tes untuk persiapan menjalani kemoterapi.

Bersamaan dengan itu, Betty berpikir untuk mencari pengobatan alternatif yang dapat menjadi "tameng" sebelum ia mendapatkan terapi lebih lanjut. Ia memanfaatkan kunir putih yang menurut penelitian para dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, dapat bersifat toksik untuk sel-sel tumor.

Ia meminum kunir putih tersebut sesuai dengan dosis yang disarankan, pada pagi, siang, dan malam. Selanjutnya, ia menjalani tes penanda tumor untuk memantau perkembangan tumor di tubuhnya.
"Sebelum menjalani kemoterapi, saya menjalani serangkaian tes, termasuk sel darah carcino antigen, yaitu penanda tumor yang dapat mendeteksi perkembangan kanker melalui darah," papar penerima tanda penghargaan sebagai "Wanita Pejuang" versi majalah Narwastu pada 2009 ini.

Tak terduga, hasil tes melalui penanda tumor tersebut semakin hari semakin membaik atau sel tumornya terus berkurang. Betty bertanya-tanya, kenapa bisa demikian, padahal ia belum mulai menjalankan kemoterapi.

Setelah berdiskusi dengan dokter yang memberikannya kunir putih tersebut, ia akhirnya memberanikan diri untuk menunda jadwal kemoterapinya dan melanjutkan konsumsi kunir putih dan dibarengi dengan tes penanda tumor.

"Ternyata memang semua hasilnya menunjukkan perbaikan. Saya akhirnya bilang ke dokter untuk membatalkan kemoterapi. Dokter awalnya marah, tetapi saya berusaha menjelaskan kalau saya tidak ingin melanjutkan kemoterapi," cerita ibu tiga anak ini.
Wanita yang masih aktif dalam Yayasan Forum Kajian Antropologi Indonesia ini pun melanjutkan pengobatan berbasis herbal dengan kunir putih. Hingga kini, jumlah sel kanker di dalam tubuhnya telah dinyatakan di bawah batas normal. Ia pun tidak lagi memusingkan untuk menjalani kemoterapi atau tidak.

Kemampuan

Hasil penelitian dari FKUGM menyebutkan, kunir putih mengandung protein aktif yang aktivitasnya mirip ribosom-inactivating proteins (RIPs). Ekstrak mentahnya memiliki kemampuan memotong DNA superkoil menjadi bentuk lingkaran yang terpotong dan linier, memotong ribosomkepang dan memiliki sifat sitotoksik pada sel limfobalstoid yang berasal dari penderita kanker.

RIPs inilah yang mengakibatkan sel yang tidak normal (pemicu tumbuhnya tumor) tidak berkembang. Dengan kalimat yang lebih sederhana, dapat dikatakan, unsur RIPs pada kunir putih membungkus sel yang tidak normal (sel kanker) sehingga tidak bisa membelah diri atau tumbuh dan membesar.

"Supaya efeknya optimal, konsumsi kunir putih juga harus disertai dengan pola makan yang tepat, istirahat yang cukup, menghindari stres, dan ketenangan jiwa," tegas wanita yang menuliskan pengalamannya dalam buku berjudul "Breastless" ini


SUMBER : http://www.tribunnews.com/kesehatan/2014/08/26/kisah-betty-melawan-kanker-dengan-kunir-putih
============================================ 

JUAL KUNYIT PUTIH BUBUK MURNI TANPA GULA


Produsen KUNYIT PUTIH BUBUK murni untuk kesehatan
Produk saya KUNYIT PUTIH BUBUK
Semua produk saya 100% KUNYIT PUTIH MURNI

Tanpa ada campuran apapun

Yang anda beli bukan GULA + KUNYIT PUTIH atau KUNYIT PUTIH + GULA

Benar benar murni KUNYIT PUTIH atau TEMU PUTIH

Sangat berkhasiat untuk kesehatan.

Disarankan untuk :

Kanker
Tumor
Sakit Haid
Gangguan Pencernaan
Penyakit Jantung
Jantung Koroner
Obesitas
Ginjal
Diabetes
Kolestrol
Hipertensi
Lemah Syahwat
Migrain
Asma

1 botol netto 50 gram
Untuk 50 gelas
Cukup dengan 1/2 sendok teh untuk 1 gelas

Harga:
Pembelian 1-10 botol = 25.000
10 botol keatas = 20..00
*harga belum termasuk ongkir



Menjaga kesehatan lebih murah dibandingkan dengan membeli obat



Untuk Informasi dan pemesanan silahkan:

TLP Sms : 081325 123 878
WA       :  0896 0772 6270
Terimakasih, semoga bermanfaat.
Salam saya untuk keluarga dirumah.



Regards
Dapur Herbal Indonesia
********************************************************







Kami juga meyediakan:

Jahe Merah Bubuk Murni Tanpa Gula
Harga 35.000 perbotol,  netto 50 gram 





















#jamukuat #obatkanker #lemahsyahwat #impotensi #obatherbal #ginseng #diet #kankerpayudara #manfaatkunyit  #kunyitputih #obatjantung #jantungkoroner #herbal #obatstroke #serviks #obatbatukherbal #kankerpayudara #indonesia #gagalginjal #kolestrol






Senin, 05 Desember 2016

KUNYIT PUTIH ATAU TEMU PUTIH

 PERBEDAAN KUNYIT GOMBYOK , KUNYIT MANGGA DAN TEMU PUTIH



Salam Herbal Indonesia!


Sebagai pelaku bisnis di produk herbal saya selalu berusaha untuk memberikan pelayanan dan produk terbaik  .
Ketika saya masih hanya mengolah produk Jahe Merah Bubuk King Jahe, salah satu relasi saya menanyakan apakah saya juga memproduksi KUNYIT PUTIH??  Saya jawab, masih proses bu ditunggu saja akan segera lounching.
Hehehe padahal belum apa apa, seketika itu saya coba mencari informasi tentang KUNYIT PUTIH . Wow ternyata luar biasa sekali manfaat dan khasiatnya.. terutama untuk PENYAKIT KANKER dan TUMOR!!

Penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi semuanya,, terutama wanita yang sangat rentang dengan KANKER PAYUDARA dan KANKER SERVIKS. Saya mencoba search gambarnya.
Loh kok beda beda ya ,menurut web atau situs yang mengupasnya memberikan penjelasan dengan versi masing masing… terus saja saya pelajari lagi.
Ternyata ada tiga jenis menurut hasil searching saya :

·                                                 KUNYIT GOMBYOK ( Kaempferia Rotunda )
·                                                 KUNYIT MANGGA ( Curcuma Mangga)
·                                                 TEMU PUTIH (Curcuma Zedoaria)

Hmmmm  banyak juga ya …😅
Pagi hari setelah mengantar putri kecil saya berangkat sekolah saya meluncur ke pasar tradisional terbesar , menuju ke kios kios penjual empon empon. Bertanya Tanya tentang kunyit  putih dijawab oleh nenek nenek penjual yang sangat semangat dalam berjualan. Beliau menjelaskan kunyit putih itu ada 2,, nah kok 2 bukannya 3 😁 ?? Kunyit gombyok dan kunyit mangga….beliau menjelaskan detil tentang khasiatnya dari kedua tanaman tersebut. KUNYIT GOMBYOK menurut beliau sangat baik untuk pencernaan dan diare dan  KUNYIT MANGGA lebih tinggi kelasnya dalam artian bisa untuk support tubuh dalam stamina dan masalah kesehatan seperti NYERI HAID, HAID TIDAK LANCAR, BATUK dan yang lainnya.

Kemudian saya nanya ..klo yang lain mbah??? Mbahnya bingung..mana ada mas,, adanya 2 itu.. kemudian saya beri contoh foto dan nama lainnya..TEMU PUTIH.  Wah klo ini agak jarang orang nanya ,kebanyakan Kunyit Gombok mas…ujar beliau. Semua yang nyari selalu saya kasih Kunyit Gombyok selalu bilang bener, makanya jika untuk TEMU PUTIH saya stoknya sedikit. Padahal TEMU PUTIH ini buat KANKER bagus mas…

Nah aneh juga ya ,,,, kenapa kok pada tahunya KUNYIT PUTIH itu KUNYIT GOMBYOK ya. Jadi pertanyaan saya. Kenapa informasi nya hanya sebatas KUNYIT GOMBYOK tidak yang lain. Tp ya sudahlah saya berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk pelanggan saya.😏

Setelah cukup pertanyaanya  dengan mbah mbah penjual empon empon tadi saya coba membeli ketiga bahan tersebut. Dan saya cocokkan dengan literature literature yang ada di internet. Dan memang TEMU PUTIH inilah yang benar benar saya rasa dan saya yakini sangat baik untuk saya jual dengan harapan memberikan manfaat bagi kesehatan.

Referensi kenapa saya menggunakan Temu Putih ada di bawah disini 👉 Farmasi Univ UGM dan 👉👉👉 Ibu Betty melawan Kanker Payudara Dengan Temu Putih, semoga bisa menjadi perbendaharaan pengetahuan kita


Berikut saya berikan  gambar gambar dr berbagai KUNYIT PUTIH 

KUNYIT GOMBYOK




KUNYIT MANGGA






TEMU PUTIH





Nah sekarang yang saya bahas…apa saja manfaat dari TEMU PUTIH ini ??

  1.  Menyehatkan badan secara alami.
  2.  Menyembuhkan asma dan sesak nafas.
  3.  Menghilangkan kulit memar akibat luka.
  4.  Menyembuhkan sakit perut.
  5.  Membantu menyembuhkan penyakit tumor.
  6.  Menyegarkan kulit.
  7.  Membantu mengurangi berat badan,
  8.  Meningkatkan nafsu makan.
  9.  Melancarkan air seni.
  10.  Menyembuhkan penyakit kanker.
  11.  Mampu menghentikan pendarahan.
  12.  Sebagai sumber antioksidan alami.
  13.  Membantu merangsang produksi sel darah merah.
  14.  Mencegah kerusakan gen.
  15.  Membantu menyembuhkan masuk angin.

Dan Alkhamdulillah akhirnya louncing juga KUNYIT PUTIH BUBUK salah satu produk unggulan dengan harga hemat tp kualitas tidak perlu diragukan .

untuk kandungan kandungan  dari tanaman TEMU PUTIH diteliti oleh Universitas Gadjah Mada Fakultas Farmasi, sudah teruji dan bisa dipertanggungjawabkan .
untuk detilnya bisa klik di sini 👉  Farmasi UGM 

Dan saya tampilkan link yang mengupas tentang sakit kanker payudara yang diderita oleh ibu Betty dan Alkhamdulillah sembuh atas ijin Allah dengan mengkonsumsi Kunyit Putih.

Silahkan Share untuk Kebaikan dan Kesehatan orang orang terdekat dan sahabat kita.

Semoga Bermanfaat.


Referensi:
  1. http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=104 
  2. http://www.tribunnews.com/kesehatan/2014/08/26/kisah-betty-melawan-kanker-dengan-kunir-putih

untuk Informasi dan Pemesanan :

TELP SMS WA
 
081325 123 878
 
==============






HARGA HANYA 25.000 PERBOTOL !!


 

http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=104

Temu Putih (Curcuma zedoaria)

1. Nama tanaman
Di Indonesia disebut temu putih, temu kuning.
Nama daerah: koneng tegal (Sunda), temu pepet (jawa)
Sinonim : Curcuma paliida Lour (Heyne, 1987)
Nama asing: White Tumeric (Inggris), Kencur atau Ambhalad (India), dan cedoaria (Spanyol), Er-chu (China).
2. Klasifikasi Tanaman
Divisio : Spermatophyta
Subdivisio : Angiospermae
Kelas : Monocotyledonae
Bangsa : Zingiberales
Suku : Zingiberaceae
Marga : Curcuma
Jenis : Curcuma zedoaria (Berg.) Rosc. (Backer and Van den Brink, 1968).
3. Morfologi tanaman
Tumbuhan ini berupa terna tahunan, tinggi mencapai 2 m, tumbuh tidak berkelompok. Daun berbentuk lanset memanjang berwarna merah lembayung di sepanjang tulang tengahnya. Bunga keluar dari rimpang samping, menjulang ke atas membentuk bongkol bunga yang besar. Mahkota bunga berwarna putih, dengan tepi bergaris merah tipis atau kuning. Rimpang berwarna putih atau kuning muda, rasa sangat pahit (Windono dkk, 2002).
4. Habitat dan penyebaran
Curcuma zedoaria (Rosc),  Menurut Hong, Kim, Lee, tumbuhan ini berasal dari Himalaya, India, dan terutama tersebar di negara-negara Asia meliputi China, Vietnam, dan Jepang. Curcuma zedoaria (Rosc) tumbuh liar di Sumatra (Gunung Dempo), di hutan jati Jawa Timur, banyak dijumpai di Jawa Barat dan Jawa Tengah, di ketinggian sampai 1000 dpl (Windono dkk, 2002).
5. Kandungan kimia dan manfaat
Secara tradisioal digunakan sebaagi antimikroba dan antifungal (Witson et al., 2005). Shiobara et al. (1985) mengidentifikasi senyawa cyclopropanosesquiterpene, curcumenone dan 2  spirolactones, curcumanolide A dan curcumanolide B. Pada shoots muda dari C. zedoaria mengandung  (+)-germacrone-4,5-epoxide, sebuah intermediet kunci pada biogenesis a germacrone-type sesquiterpenoids. Di negara Brazil, di gunakan sebagai obat penurun panas. Aktivitas ini dikarenakan adanya senyawa yang bertanggung jawab yaitu curcumenol (Navvaro et al., 2002). Kandungan kimia rimpang Curcuma zedoaria Rosc terdiri dari : kurkuminoid (diarilheptanoid), minyak atsiri, polisakarida serta golongan lain. Diarilheptanoid yang telah diketahui meliputi : kurkumin, demetoksikurkumin, bisdemetoksikurkumin, dan 1,7 bis (4-hidroksifenil)-1,4,6-heptatrien-3-on (Windono dkk, 2002).
Minyak atsiri berupa cairan kental kuning emas mengandung : monoterpen dan sesquiterpen. Monoterpen terdiri dari : monoterpen hidrokarbon (alfa pinen, D-kamfen), monoterpen alkohol (D-borneol), monoterpen keton (D-kamfer), monoterpen oksida (sineol). Seskuiterpen pada Curcuma zedoaria terdiri dari berbagai golongan dan berdasarkan penggolongan yang dilakukan terdiri dari : golongan bisabolen, elema, germakran, eudesman, guaian dan golongan spironolakton. Kandungan lain meliputi : etil-p-metoksisinamat, 3,7-dimetillindan-5-asam karboksilat (Windono dkk, 2002).
Singh et al (2002) melaporkan kandungan minyak atsiri pada Curcuma zedoaria berupa 1,8 cineol (18.5%), cymene (18.42%), Îą-phellandrene (14.9%).
Golongan seskuiterpen yaitu Îē-Turmerone dan ar-turmeron yang diisolasi dari rhizoma Curcuma zedoaria menghambat produksi prostaglandin E2 terinduksi lipopolisakarida (LPS) pada kultur sel makrofag tikus RAW 264.7 dengan pola tergantung dosis (IC50 = 7.3 ΞM untuk Îē-turmerone; IC50 = 24.0 ΞM untuk ar-turmerone). Senyawa ini juga menunjukkan efek penghambatan produksi nitric oxide terinduksi LPS pada sistem sel (Hong et al., 2002).
Aktivitas antioksidan
Senyawa yang beraksi sebagai antioksidan kemungkinan adalah 5-isopropylidene-3,8-dimethyl-1(5H)-azulenone (Mau et al., 2003).
6. Penelitian antikanker
Pada pengobatan Cina, Curcuma zedoaria telah digunakan pada treatment kanker serviks.
Ekstrak air dari C. zedoaria menunjukkab aktivitas antimutagenik terhadap mutasi yang diinduksi benzo[Îą]pyrene pada Salmonella/microsomal system (Lee and Hin, 1988).
Polisakarida dan protein-terikat polisakarida C. zedoaria menunjukkan penghambatan pada sarcoma-180 dan Echrlich ascites tumor pada tikus, secara berurutan (Mon et al, 1985). Lebih lanjut, 2 derivat seskuiterpen (curcumol dan curdione) dari C. zedoaria menujukkan sitotoksik terhadap sarcoma-37, Echrlich ascites tumor, dan cervical carcinoma-U14 pada tikus.
Fraksi polisakarida, CZ-1-III menurunkan ukuran tumor pada tikus dan mencegah mutasi kromosomal (Kim et al., 2000).
Ekstrak etanol rimpang Curcuma zedoaria menunjukkan aktivitas menghambat sel-sel OVCAR-3 (Cell-line kanker ovarium manusia). Isolasi yang dipantau dengan bioaktivitas hambatan terhadap sel OVSCAR-3 menghasilkan senyawa aktif demetoksi kurkumin (Syu et al., 1998).
Ekstrak etanol 70% turmeric memperlihatkan penghambatan pada sel normal dan bersifat sitotoksis pada sel lymphoma pada konsentrasi 0,4 mg/ml. Ekstrak etanol turmeric juga menunjukkan penghambatan fase mitosis pada sel mamalia secara in vitro dengan menghambat pembentukan kromosom (Mills and Bone, 2000).
Kontibutor: Sarmoko
Last update: Nov 2010
sumber gambar: obtrando blog